Close Menu
Handmade With Love

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Video: Jogja Run D-City, Lomba Lari, Hiburan, Hingga Kegiatan Amal

    May 24, 2026

    Akhir Pekan Tiba, Saatnya Berburu Diskon di Transmart Full Day Sale

    May 23, 2026

    Peneliti Israel Bilang 50% Umur Manusia Sudah Ditentukan di Kandungan

    May 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Threads
    Trending
    • Video: Jogja Run D-City, Lomba Lari, Hiburan, Hingga Kegiatan Amal
    • Akhir Pekan Tiba, Saatnya Berburu Diskon di Transmart Full Day Sale
    • Peneliti Israel Bilang 50% Umur Manusia Sudah Ditentukan di Kandungan
    • Perputaran Dana US$3,7 M/Bulan, BI Permudah Transaksi Yuan China di RI
    • Misteri Pekerja di Pulau Penebang Meninggal Dunia, Sinyal Dimatikan?
    • Indonesia Eximbank Cetak Laba Bersih Rp77 Miliar di Triwulan I-2026
    • Isu Pembentukan Badan Khusus Ekspor Menguat, Ini Respons Rosan
    • China Tiba-Tiba ‘Meledak’, Tanda Krisis Dunia Makin Parah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Handmade With Love
    • News
    • Hukum
    • Harta Kekayaan
    • BUMN
    • Feature
    Handmade With Love
    Home»News»Airlangga Beberkan Penyebab Kinerja Infrastruktur RI Melemah
    News

    Airlangga Beberkan Penyebab Kinerja Infrastruktur RI Melemah

    adminBy adminMay 4, 2026Updated:May 4, 2026No Comments3 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Kinerja manufaktur/ CNBC Indonesia
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    CNBINDONESIA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pelemahan kinerja aktivitas sektor manufaktur RI pada April 2026 disebabkan oleh ketidakpastian global. Menurutnya, konflik geopolitik antara AS dan Iran menyebabkan gangguan terhadap rantai pasok dunia.

    “Manufaktur turun karena memang masa depan dari perang ini kan masih, masih tidak pasti. Jadi dari supply chain juga khawatir bahwa gangguan berikut adalah supply chain,” ujar Airlangga saat ditemui di gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (4/5/2026).

    Seperti yang diketahui, Data Purchasing Managers’ Index (PMI) yang dirilis S&P Global hari ini, Senin (4/5/2026) menunjukkan PMI Indonesia berada di 49,1 pada April 2026. Angka ini adalah yang terendah sejak Juli 2025 atau sembilan bulan terakhir. Angka ini sekaligus menandai kontraksi pertama PMI sejak Juli 2025 setelah delapan bulan ekspansi.

    PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Jika di atas 50, maka artinya dunia usaha sedang dalam fase ekspansi. Sementara di bawah itu artinya kontraksi. Airlangga menjelaskan, sektor manufaktur sangat bergantung pada banyak sektor lainnya dan juga permintaan.

    “Karena dari segi, dari energi biasanya dia pindah ke petrochemical product, plastik dan yang lain, plastic packaging, berikut ke logistik. Dan manufaktur sangat tergantung kepada logistik, dan berikut bagaimana terkait dengan demand side. Jadi ini masih kita monitor saja,” ujarnya.

    Diberitakan sebelumnya, S&P menjelaskan PMI mengalami kontraksi karena terjadi penurunan kondisi sektor manufaktur Indonesia pada awal kuartal kedua 2026 karena sejumlah faktor.

    Perusahaan mencatat kontraksi yang cukup kuat dalam volume produksi. Ini adalah koreksi yang paling tajam dalam hampir satu tahun, meskipun terjadi sedikit kenaikan pada pesanan baru.

    Kontraksi ini didorong oleh penurunan berkelanjutan dalam volume produksi. Penurunan tersebut terjadi selama dua bulan berturut-turut, dengan laju penurunan yang semakin cepat dibandingkan Maret dan menjadi yang tercepat sejak Mei tahun lalu.

    Perusahaan menyebut kenaikan harga bahan baku, kekurangan pasokan, dan melemahnya daya beli pelanggan sebagai faktor utama di balik penurunan ini.

    Di sisi yang lebih positif, produsen di Indonesia melaporkan sedikit peningkatan dalam pesanan baru, meskipun hal ini sebagian besar disebabkan oleh pemesanan lebih awal untuk mengantisipasi kenaikan harga dan gangguan pasokan di masa depan.

    Data menunjukkan bahwa peningkatan ini terutama berasal dari pasar domestik, sementara pesanan ekspor baru justru mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tekanan biaya meningkat selama bulan tersebut, dengan tingkat inflasi biaya input mencapai level tertinggi dalam tepat empat tahun.

    Pengusaha mengaitkan kenaikan biaya input dengan meningkatnya harga bahan baku dan kelangkaan material. Perusahaan merespons kenaikan biaya ini dengan menaikkan harga jual pada awal kuartal kedua, dengan tingkat kenaikan terbesar sejak Oktober 2013.

    Produsen juga sedikit menurunkan aktivitas pembelian seiring melemahnya kebutuhan produksi. Keterlambatan pengiriman dan kekurangan pasokan membuat perusahaan menggunakan persediaan bahan baku yang sudah ada untuk menjaga produksi.

    Pada saat yang sama, stok barang jadi meningkat karena produsen menyimpan barang yang belum terjual.

    Sumber: CNBC Indonesia
    Source link

    Airlangga Hartarto infrastruktur kinerja Menko Perekonomian
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Previous ArticleTNI dan Pemprov Maluku Tertibkan Tambang Emas Ilegal Gunung Botak
    Next Article Menko Pangan dapat Jabatan Baru dari Prabowo, ini Tugasnya
    admin
    • Website

    Related Posts

    Misteri Pekerja di Pulau Penebang Meninggal Dunia, Sinyal Dimatikan?

    May 21, 2026

    Mengenal Ferry Kadi, Figur Minim Sorotan di Tengah Besarnya Bisnis Hilirisasi Bauksit

    May 8, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Tertinggi di Indonesia

    May 5, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Top Posts

    Ini Penjelasan Kuasa Hukum Ahmad Dedi Terkait Framing Negatif

    May 9, 202611 Views

    Harta Kekayaan Fahd Pahdepie, Komisaris Telkom Akses Merangkap Deputi Bakom RI

    May 6, 20267 Views

    Karyawan BRI Sumut Mengaku Dipecat Saat Sakit, Kuasa Hukum: Tidak Mungkin Orang Sakit Bekerja Maksimal

    May 7, 20265 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ini Penjelasan Kuasa Hukum Ahmad Dedi Terkait Framing Negatif

    May 9, 202611 Views

    Harta Kekayaan Fahd Pahdepie, Komisaris Telkom Akses Merangkap Deputi Bakom RI

    May 6, 20267 Views

    Karyawan BRI Sumut Mengaku Dipecat Saat Sakit, Kuasa Hukum: Tidak Mungkin Orang Sakit Bekerja Maksimal

    May 7, 20265 Views
    Our Picks

    Video: Jogja Run D-City, Lomba Lari, Hiburan, Hingga Kegiatan Amal

    May 24, 2026

    Akhir Pekan Tiba, Saatnya Berburu Diskon di Transmart Full Day Sale

    May 23, 2026

    Peneliti Israel Bilang 50% Umur Manusia Sudah Ditentukan di Kandungan

    May 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Threads
    • News
    • Hukum
    • Harta Kekayaan
    • BUMN
    • Feature
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.