Close Menu
Handmade With Love

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Video: Warga Korsel Masih Ragu Punya Anak Meski Disubsidi Pemerintah

    May 11, 2026

    Ini Penjelasan Kuasa Hukum Ahmad Dedi Terkait Framing Negatif

    May 9, 2026

    Mengenal Ferry Kadi, Figur Minim Sorotan di Tengah Besarnya Bisnis Hilirisasi Bauksit

    May 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Threads
    Trending
    • Video: Warga Korsel Masih Ragu Punya Anak Meski Disubsidi Pemerintah
    • Ini Penjelasan Kuasa Hukum Ahmad Dedi Terkait Framing Negatif
    • Mengenal Ferry Kadi, Figur Minim Sorotan di Tengah Besarnya Bisnis Hilirisasi Bauksit
    • Karyawan BRI Sumut Mengaku Dipecat Saat Sakit, Kuasa Hukum: Tidak Mungkin Orang Sakit Bekerja Maksimal
    • Harta Kekayaan Fahd Pahdepie, Komisaris Telkom Akses Merangkap Deputi Bakom RI
    • Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Tertinggi di Indonesia
    • Presiden Prabowo Teken Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme
    • Geger Tanker Iran Bobol Blokade Hormuz, Terdeteksi di Selat Lombok RI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Handmade With Love
    • News
    • Hukum
    • Harta Kekayaan
    • BUMN
    • Feature
    Handmade With Love
    Home»News»Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1
    News

    Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1

    adminBy adminApril 30, 2026Updated:April 30, 2026No Comments3 Mins Read0 Views
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    CNBINDONESIA — Tekanan jual investor asing membayangi pasar saham domestik pada perdagangan sesi pertama Kamis (30/4/2026), seiring dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 2%.

    Pada penutupan sesi I, IHSG tercatat di level 6.926,55 atau turun 175 poin (-2,42%). Level ini sekaligus menjadi titik terendah sepanjang tahun 2026. Secara year-to-date (ytd), IHSG juga telah terkoreksi sekitar 20%, mencerminkan tekanan yang semakin dalam di pasar ekuitas domestik.

    Data intraday menunjukkan investor asing masih melanjutkan aksi jual bersih (net sell) dengan nilai mencapai Rp977,1 miliar. Total nilai beli asing tercatat Rp4 triliun, sementara nilai jual mencapai Rp5 triliun.

    Aksi jual asing terfokus pada saham-saham big caps, khususnya sektor perbankan dan komoditas.

    Berikut saham dengan net foreign sell terbesar pada sesi I:

    • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp383,8 miliar
    • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp285,6 miliar
    • PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) – Rp143,0 miliar
    • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – Rp46,1 miliar
    • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp37,8 miliar
    • PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – Rp22,5 miliar
    • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) – Rp21,4 miliar
    • PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) – Rp16,1 miliar
    • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) – Rp15,4 miliar
    • PT Petrosea Tbk (PTRO) – Rp14,8 miliar

    Di tengah derasnya outflow, asing masih terlihat melakukan akumulasi terbatas pada sejumlah saham, meski belum cukup kuat untuk menahan pelemahan indeks.

    Saham dengan net foreign buy terbesar antara lain:

    • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp37,9 miliar
    • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – Rp31,9 miliar
    • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Rp19,5 miliar
    • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) – Rp16,5 miliar
    • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) – Rp16,0 miliar

    Seluruh sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh infrastruktur, barang baku dan energi.

    Sementara itu, emiten tambang batu bara Grup Sinar Mas, Dian Swastatika Sentosa (DSSA), menjadi beban utama kinerja IHSG dengan pelemahan 13,22 indeks poin. Lalu diikuti oleh BBRI dan BBCA dengan pelemahan masing-masing 12,54 dan 11,71 indeks poin.

    Emiten lainnya yang menjadi pemberat IHSG termasuk BREN, MEGA, TPIA, BRPT, MDKA, AMMN dan UNTR.

    Analis Doo Financial Futures mengatakan, sentimen yang menghantam IHSG masih seputar ketidakpasian geopolitik global yang masih terjadi saat ini.

    “Secara umum memang global masih risk off dari ketidakpastian perdamaian di timteng, harga minyak yg kembali naik, merespon ancaman militer terbaru Trump dan FOMC yang hawkish semalam,” ujarnya saat dihubungi oleh CNBC Indonesia, Kamis (30/4/2026).

    Selain itu, belum ada pengungkit dari dalam negeri yang dapat dijadikan angin segar bagi pasar saham Indonesia. Nilai mata uang Rupiah terus mencetak pelemahan tertinggi, ditambah dengan kekhawatiran defisit anggaran. Belum lagi persoalan rebalancing dari MSCI yang juga masih menghantui.

    “Belum ada sentimen yang bisa mengunkit, walau valuasi beberapa saham blue chip sudah cukup menarik, namun downside geopolitikal dan AI bubble masih mengancam,” tambahnya.

     

    Sumber: CNBC Indonesia
    Source link

    IHSG investor saham
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Previous ArticleKronologi Israel Serbu Kapal Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
    Next Article Breaking, IHSG Anjlok 3 Persen, Balik ke Level 6.800-an
    admin
    • Website

    Related Posts

    Mengenal Ferry Kadi, Figur Minim Sorotan di Tengah Besarnya Bisnis Hilirisasi Bauksit

    May 8, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Tertinggi di Indonesia

    May 5, 2026

    Presiden Prabowo Teken Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme

    May 4, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Top Posts

    Ini Penjelasan Kuasa Hukum Ahmad Dedi Terkait Framing Negatif

    May 9, 202610 Views

    Harta Kekayaan Fahd Pahdepie, Komisaris Telkom Akses Merangkap Deputi Bakom RI

    May 6, 20266 Views

    Karyawan BRI Sumut Mengaku Dipecat Saat Sakit, Kuasa Hukum: Tidak Mungkin Orang Sakit Bekerja Maksimal

    May 7, 20265 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ini Penjelasan Kuasa Hukum Ahmad Dedi Terkait Framing Negatif

    May 9, 202610 Views

    Harta Kekayaan Fahd Pahdepie, Komisaris Telkom Akses Merangkap Deputi Bakom RI

    May 6, 20266 Views

    Karyawan BRI Sumut Mengaku Dipecat Saat Sakit, Kuasa Hukum: Tidak Mungkin Orang Sakit Bekerja Maksimal

    May 7, 20265 Views
    Our Picks

    Video: Warga Korsel Masih Ragu Punya Anak Meski Disubsidi Pemerintah

    May 11, 2026

    Ini Penjelasan Kuasa Hukum Ahmad Dedi Terkait Framing Negatif

    May 9, 2026

    Mengenal Ferry Kadi, Figur Minim Sorotan di Tengah Besarnya Bisnis Hilirisasi Bauksit

    May 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Threads
    • News
    • Hukum
    • Harta Kekayaan
    • BUMN
    • Feature
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.